Bandar Lampung, Pelita NEWS, MK Online Com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung, Bustami Zainuddin, mengapresiasi kinerja dan transformasi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang yang dinilainya berhasil mengurai berbagai persoalan masa lalu dan kini mampu menjalankan program-program positif demi peningkatan kesejahteraan anggota.
Apresiasi tersebut disampaikan Bustami Zainuddin, yang juga menjabat sebagai penasihat Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Tahun Buku 2025 di Ballroom Hotel Santika, Kamis (12/2/2026).
Menurut Bustami, di bawah kepemimpinan Ketua Koperasi Agus Sujatma Surnada bersama jajaran pengurus, koperasi mampu menyelesaikan sejumlah persoalan krusial yang sebelumnya membebani organisasi, seperti tunggakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta persoalan perumahan anggota.
“Saya mengapresiasi kerja Ketua Koperasi dan seluruh pengurus yang telah membereskan persoalan-persoalan lama. Ini menjadi fondasi penting bagi koperasi untuk melangkah maju dan lebih fokus pada kesejahteraan anggota,” ujar Bustami.
Ia menilai, dengan terselesaikannya persoalan masa lalu, Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang kini dapat menjalankan berbagai program strategis yang berdampak langsung bagi anggota, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun penyediaan perumahan yang layak.
RAT Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa tenaga kerja bongkar muat masih memiliki peran strategis di pelabuhan-pelabuhan Indonesia dan tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh mesin atau robot.
“TKBM tetap dibutuhkan. Karena itu, peningkatan profesionalisme dan kompetensi menjadi kunci agar pekerja bongkar muat mampu beradaptasi dengan modernisasi pelabuhan,” tegas Afriansyah Noor.
Sementara itu, Agus Sujatma Surnada menjelaskan bahwa jumlah anggota koperasi saat ini mencapai 1.071 orang. Berbagai program kesejahteraan telah dijalankan, di antaranya pembangunan 1.000 unit rumah bagi anggota melalui skema KPR dan cash tempo, dengan realisasi sebanyak 774 unit rumah.
RAT Tahun Buku 2025 yang mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme dan Kompetensi TKBM demi Koperasi yang Mandiri dan Berdaya Saing” tersebut dihadiri oleh 40 koordinator KRK serta perwakilan anggota. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan pengurus Tahun Buku 2025 diterima dan disahkan oleh seluruh peserta RAT.
Kegiatan ini juga dihadiri Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI Hendra Saragih, Ketua DEKOPINWIL Lampung Hi. Hipni, SE, Ketua DEKOPINDA Kota Bandar Lampung, perwakilan KSOP Pelabuhan Panjang, Pelindo, anggota DPRD Provinsi Lampung, jajaran kepala OPD terkait, Ketua DPW APBMI Lampung, Ketua HIPMI Lampung, Ketua KADIN, serta Direktur Duta Hidup Lestari selaku pengembang perumahan buruh TKBM Pelabuhan Panjang.
Bustami Zainuddin berharap Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang terus menjaga tata kelola yang sehat, profesional, dan transparan, sehingga dapat menjadi contoh penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus perlindungan pekerja pelabuhan di Provinsi Lampung.(jjoly)
Senator Lampung Bustami Zainuddin Apresiasi Kinerja Koperasi TKBM Panjang









