Beranda / Jurnal Jakarta / TNI Sebut Penganiayaan Pedagang Es Kue Dipicu Salah Paham: Tidak Ada Niat Rugikan Wargaa

TNI Sebut Penganiayaan Pedagang Es Kue Dipicu Salah Paham: Tidak Ada Niat Rugikan Wargaa

Jakarta, Pelita NEWS, MK Online Com– TNI lewat Kodim 0501/Jakarta Pusat menegaskan polemik antara Babinsa Serda Heri Purnomo dengan penjual es jadul di Utan Panjang, Kemayoran, sudah selesai. Dia menyebut, persoalan itu terjadi karena kesalahpahaman.

 

Pernyataan itu disampaikan, Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, usai mendatangi pedagang es, Sudrajat di kediamannya di Desa Rawa Panjang, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Senin 26 Januari 2026.

“Peristiwa yang berawal dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dengan seorang pedagang es, telah diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan antara pihak-pihak terkait,” kaya Ahmad dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Sudrajat (50) pedagang es kue menjadi korban penyiksaan yang dilakukan oknum TNI dan Polri.

Sudrajat (50) pedagang es kue menjadi korban penyiksaan yang dilakukan oknum TNI dan Polri

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak meluruskan persoalan yang sempat memicu perhatian publik. Dia memastikan tidak ada niat untuk merugikan pedagang.

 

“Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat. Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami bersyukur, semuanya dapat berjalan dengan baik,” ujar dia.

 

Dia menegaskan, setiap prajurit di lapangan diperintahkan mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi yang baik, serta menghormati masyarakat.

 

Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi internal, khususnya terkait komunikasi sosial agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

 

“Langkah ini dilakukan agar setiap potensi kesalahpahaman dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi isu yang dapat menimbulkan mispersepsi di publik,” ucap dia.

Kedepankan Klarifikasi

Pengakuan Pedagang Es Kue Jadul yang Dituduh Berbahan Spons: Saya Dikepung, Ditonjok

Sudrajat saat ditemui di kediamannya di wilayah Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Dia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi dan mengedepankan klarifikasi melalui jalur resmi demi menjaga situasi tetap kondusif.

 

“Sinergi dan saling pengertian antara TNI AD dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga suasana yang kondusif, aman, dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat,” tandas dia.(Ika)